Konsep Jiwa Menurut Ibnu Sina
Discuss this preprint
Start a discussion What are Sciety discussions?Listed in
This article is not in any list yet, why not save it to one of your lists.Abstract
Penelitian ini mengkaji konsep jiwa dalam pemikiran salah satu filsuf besar dalam tradisiIslam, yaitu Ibn Sina yang fokus pada strukturnya dan pengaruhnya dalam kajian filsafatserta psikologi. Dalam pemikirannya, jiwa dikategorikan ke dalam tiga tingkatan utama:jiwa vegetatif, jiwa sensitif, dan jiwa rasional. Konsep ini tidak hanya membahas fungsibiologis manusia, tetapi juga menyoroti dimensi intelektual dan spiritual yangmembedakan manusia dari makhluk lainnya. Kajian ini menelusuri bagaimana pemikirtersebut memahami hakikat jiwa, sifatnya yang immateri, serta hubungannya dengan tubuhdan kehidupan setelah mati. Pendekatan dalam penelitian ini bersifat kualitatif denganmetode analisis deskriptif komparatif untuk membandingkan pemikiran Ibn Sina denganperspektif filsafat dan ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini juga menelaah pengaruhkonsep jiwa yang dikembangkannya terhadap filsafat Islam dan Barat, khususnya dalamperdebatan mengenai kesadaran dan eksistensi manusia. Hasil analisis menunjukkan bahwapemikiran ini tetap relevan dalam menjelaskan hubungan antara akal, kesadaran, danrealitas manusia. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkayadiskusi tentang filsafat jiwa serta menjembatani pemahaman antara tradisi klasik dan ilmupengetahuan modern.