Strategi Literasi Digital dalam Mengatasi Information Overload : Analisis Tantangan Mahasiswa dalam Memilih dan Mengelola Informasi Akademik

Read the full article See related articles

Discuss this preprint

Start a discussion What are Sciety discussions?

Listed in

This article is not in any list yet, why not save it to one of your lists.
Log in to save this article

Abstract

Fenomena information overload muncul akibat melimpahnya informasi digital di era teknologi, yang tidak selalu diimbangi dengan kemampuan mahasiswa dalam menyaring, mengevaluasi, dan mengelola informasi akademik secara tepat, sehingga berpotensi menurunkan kualitas proses belajar dan penulisan ilmiah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam mengelola informasi akademik pada fenomena information overload serta mengkaji peran dan strategi literasi digital dalam membantu pengelolaan informasi akademik secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sumber data yang diperoleh dari buku ilmiah, e-book, modul literasi digital, serta artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif untuk mengkaji peran dan strategi literasi digital dalam mengatasi fenomena information overload pada mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi kesulitan seleksi sumber, penurunan kemampuan berpikir kritis, serta beban kognitif yang berdampak pada kualitas tugas akademik. Strategi literasi digital melalui penguatan evaluasi sumber, manajemen informasi sistematis, berpikir kritis, dan etika akademik berperan penting dalam membantu mahasiswa mengatasi information overload dan meningkatkan kualitas pengelolaan informasi akademik. Kata Kunci : Information Overload, Literasi Digital, Pengelolaan InformasiAkademik

Article activity feed